JAKARTA, ICONONLINE.ID – Pemerintah resmi meluncurkan Program E-Learning ASN Berintegritas sebagai langkah memperkuat budaya antikorupsi dan membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, serta berorientasi pada pelayanan publik.
Program pelatihan berbasis digital ini diinisiasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Lembaga Administrasi Negara (LAN), dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Menteri PANRB Rini Widyantini menegaskan bahwa integritas aparatur sipil negara (ASN) tidak dapat dibentuk secara instan, melainkan melalui proses pembelajaran yang berkelanjutan.
“Peluncuran program E-Learning ASN Berintegritas hari ini menjadi penting sebagai upaya bersama untuk memperkuat budaya integritas dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan publik,” ujar Rini pada acara peluncuran Program E-Learning ASN Berintegritas di Kantor LAN RI, Jakarta, Rabu (17/6/2026).
Menurut Rini, pemerintah telah menyiapkan lima pilar strategis dalam memperkuat integritas ASN.
Pilar pertama adalah menjadikan integritas sebagai fondasi utama reformasi birokrasi nasional. Setiap proses penyederhanaan birokrasi diharapkan selalu menanamkan nilai antikorupsi.
Pilar kedua yaitu membangun budaya kerja profesional dan melayani sesuai core values ASN BerAKHLAK. Melalui modul pembelajaran digital ini, pemerintah ingin mendorong perubahan budaya dari dilayani menjadi melayani secara bersih dan bebas gratifikasi.
Pilar ketiga menempatkan integritas sebagai bagian dari pengembangan kompetensi ASN. Peserta yang menyelesaikan program akan memperoleh sertifikat resmi dari LAN yang dikonversi menjadi jam pelajaran (JP), sebagai bentuk pengakuan bahwa penguatan moral sama pentingnya dengan peningkatan kompetensi teknis.
Pilar keempat adalah pemerataan akses pembelajaran digital di seluruh instansi pemerintah. Untuk menjawab keterbatasan sistem pembelajaran di daerah, pemerintah menghadirkan platform nasional Smart ASN sebagai sarana pembelajaran terintegrasi.