BOGOR, ICONONLINE.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor resmi memulai pembangunan Off-Ramp Ciawi Selatan melalui kegiatan Kick Off Pembangunan Off-Ramp Exit Tol Ciawi Selatan Km 48A yang digelar di Lorena Sporthub, Kamis (9/7/2026). Proyek strategis ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kecamatan Bogor Selatan sekaligus mengurangi kemacetan yang selama ini terjadi di kawasan Simpang Ciawi.
Pembangunan off-ramp tersebut merupakan tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kota Bogor, PT Trans Jabar Tol, dan PT Suryamas Duta Makmur (Sinar Mas Land) yang dilaksanakan pada 15 Juli 2025.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan, pembangunan Off-Ramp Ciawi Selatan merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari PT Trans Jabar Tol, Kementerian Pekerjaan Umum, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI, PT Waskita Karya (Persero), hingga Sinar Mas Land yang diinisiasi Pemerintah Kota Bogor sebagai solusi akses keluar dan masuk tol di kawasan Bogor Selatan.
"Dengan adanya off-ramp Ciawi Selatan ini maka masyarakat bisa keluar dan masuk tol dengan lebih mudah. Selama ini warga Kecamatan Bogor Selatan yang pulang dari arah Jakarta maupun Bogor harus keluar melalui Gerbang Tol Ciawi dan melintasi Simpang Pasar Ciawi yang sering macet. Nantinya mereka bisa langsung keluar melalui Tol Ciawi Selatan tanpa melewati Pasar Ciawi," ujar Dedie Rachim.
Menurutnya, keberadaan akses baru tersebut akan menjadi solusi permanen terhadap persoalan konektivitas yang selama ini dihadapi masyarakat di wilayah Bogor Selatan.
Proyek ini juga sejalan dengan program "Bogor Lancar", yang bertujuan meningkatkan kelancaran lalu lintas sekaligus mempercepat mobilitas masyarakat menuju sejumlah wilayah seperti Kelurahan Rancamaya, Bojongkerta, Genteng, Cipaku, dan Harjasari.
DPRD Apresiasi Skema Pembiayaan Kreatif
Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, memberikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah Kota Bogor yang dinilai berhasil menghadirkan solusi pembangunan melalui skema pembiayaan kreatif (creative financing) tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Tentunya kami dari DPRD Kota Bogor mengapresiasi langkah yang sudah dilakukan Pak Wali Kota sebagai sebuah terobosan, creative financing dalam melakukan pembangunan tanpa membebani APBD," katanya.