JAKARTA, ICONONLINE.ID – Gelombang tuntutan pengusutan dugaan korupsi dalam proyek Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) kembali bergema di depan Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Kamis (11/6/2026).

Untuk ketiga kalinya, aliansi mahasiswa yang terdiri dari DPD Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) DKI Jakarta, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jakarta, dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jakarta menggelar aksi unjuk rasa sekaligus menyerahkan laporan resmi dugaan penyimpangan proyek tersebut.

Dalam aksi jilid ketiga tersebut, perwakilan aliansi menyerahkan dokumen pengaduan masyarakat bernomor 008/Eks/DPD.GMNI-Jakarta/VI/2026 beserta alat bukti permulaan kepada Jaksa Agung melalui Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS).

Laporan itu ditujukan untuk mendorong pendalaman terhadap dugaan tindak pidana korupsi yang disebut melibatkan jajaran Direksi dan Komisaris PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) selaku pelaksana program, serta pihak terkait di lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan Kementerian Koperasi dan UKM.

Ketua DPD GMNI DKI Jakarta, Deodatus Sunda Se, menyatakan bahwa aksi tersebut bukan sekadar demonstrasi, melainkan langkah hukum yang disertai dokumen pendukung.

“Ini adalah aksi ketiga kami di Kejagung. Kami tidak akan berhenti sampai kasus ini dibongkar secara terang benderang. Hari ini kami menyerahkan dokumen laporan resmi dan bukti awal agar JAM PIDSUS segera bergerak cepat melakukan telaah, penyelidikan, hingga penyidikan pro justitia demi menyelamatkan uang rakyat,” ujar Deodatus.

Empat Bukti Awal Diserahkan

Aliansi mahasiswa mengaku melampirkan sejumlah dokumen dan materi pendukung yang bersumber dari publikasi terbuka serta hasil investigasi media.

Adapun bukti awal yang diserahkan meliputi: