JAKARTA TIMUR, ICONONLINE.ID – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur bergerak cepat memastikan hak pendidikan bagi Althaf Rayyan Danish (8), seorang anak yang belum pernah mengenyam pendidikan formal. Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin bersama Bunda PAUD Kota Administrasi Jakarta Timur Essie Feransie Munjirin mendatangi langsung kediaman Danish di RW 09, Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Senin (27/7/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah setelah menerima laporan dari Ketua RW 09 mengenai adanya anak usia sekolah yang belum pernah bersekolah. Dalam kesempatan itu, Munjirin berbincang langsung dengan Danish dan keluarganya untuk memberikan motivasi sekaligus memastikan anak tersebut segera memperoleh akses pendidikan.
"Yang terpenting, Danish bisa segera mendapatkan pendidikan," ujar Munjirin.
Danish Akan Mulai Belajar di SKBM 32
Munjirin menjelaskan, keterlambatan Danish memasuki dunia pendidikan dipengaruhi kondisi keluarga. Sang ibu telah meninggal dunia, sementara ayahnya bekerja sebagai petugas keamanan di Jakarta Barat sehingga memiliki keterbatasan waktu untuk mendampingi anak bungsunya. Sementara itu, dua kakak Danish masih menempuh pendidikan di tingkat SMP dan SMA.
Karena proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) di sekolah negeri telah berakhir, Pemerintah Kota Jakarta Timur mengambil langkah agar Danish terlebih dahulu mengikuti pembelajaran di Sanggar Kegiatan Belajar Masyarakat (SKBM) 32.
Selanjutnya, pemerintah akan mengupayakan agar Danish dapat melanjutkan pendidikan ke sekolah negeri pada semester berikutnya.
"Informasi ini saya terima dari Ketua RW 09 bahwa ada seorang anak yang sudah memasuki usia sekolah, namun belum bersekolah. Karena itu kami bersama Ketua Tim Penggerak PKK datang untuk membujuk Danish agar mau sekolah. Insyaallah Danish akan mulai belajar di SKBM 32 terlebih dahulu, karena penerimaan peserta didik di sekolah negeri sudah ditutup. Setelah itu akan diupayakan pindah ke sekolah negeri pada semester berikutnya. Yang terpenting, Danish bisa segera mendapatkan pendidikan," jelas Munjirin.
Pemkot Siapkan Pendamping dan Kartu Transportasi