JAKARTA UTARA, ICONONLINE.ID – Personel Polsek Kelapa Gading bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat yang masuk melalui Layanan Polisi 110 terkait dugaan sengketa lahan yang memicu keributan di Jalan Gading Sengon Rawasengon RT 01/RW 22, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (25/7/2026).
Laporan diterima sekitar pukul 15.04 WIB. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Piket Fungsi Polsek Kelapa Gading yang dipimpin Pawas IPTU Aris Siswanto selaku Kanit Samapta langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus mengamankan situasi.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati perselisihan antara dua pihak yang sama-sama mengklaim kepemilikan atas sebidang tanah. Salah satu pihak mengaku memiliki dasar kepemilikan berupa surat dari pihak kelurahan, sementara pihak lainnya menyatakan lahan tersebut merupakan milik pamannya yang telah lama dikelola.
Untuk mencegah konflik meluas, personel Polsek Kelapa Gading segera melakukan langkah-langkah pengamanan dengan memediasi kedua belah pihak, meminta keterangan para saksi, serta melakukan penjagaan di sekitar lokasi agar situasi tetap aman dan kondusif.
Pawas Polsek Kelapa Gading, IPTU Aris Siswanto, menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat yang masuk melalui Layanan Polisi 110 akan ditindaklanjuti secara cepat sebagai bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
"Setiap laporan masyarakat yang diterima melalui Layanan Polisi 110 akan kami respons dengan cepat. Kehadiran personel di lokasi merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif," ujar IPTU Aris Siswanto.
Selain melakukan mediasi, petugas juga mendokumentasikan seluruh proses penanganan serta melaporkan hasil kegiatan kepada pimpinan sesuai prosedur yang berlaku.
Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil. Saat ini, permasalahan masih dalam penanganan Polsek Kelapa Gading. Sementara itu, salah satu pihak diketahui telah membuat laporan polisi di Polres Metro Jakarta Utara untuk diproses sesuai ketentuan hukum.