BOGOR, Icononline.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong terus memperkuat pembinaan kepribadian bagi warga binaan melalui Program Pendidikan Kesetaraan. Sebanyak 10 warga binaan mengikuti pendidikan Paket A, Paket B, dan Paket C sebagai bekal untuk membangun masa depan yang lebih baik, Jumat (17/7/2026).
Program ini terlaksana melalui kerja sama antara Lapas Kelas IIA Cibinong dan Yayasan Bina Insan Mandiri (Sekolah Master Indonesia) Depok. Pendidikan yang diberikan meliputi Paket A (setara SD), Paket B (setara SMP), dan Paket C (setara SMA).
Program pendidikan kesetaraan menjadi bagian dari pembinaan kepribadian yang bertujuan meningkatkan kualitas intelektual warga binaan, membentuk pola pikir positif, serta mempersiapkan mereka agar mampu beradaptasi dan berkontribusi secara produktif setelah kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) Lapas Kelas IIA Cibinong menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu fondasi utama dalam proses pembinaan.
"Kami percaya bahwa setiap orang berhak mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki masa depannya. Pendidikan menjadi bekal yang sangat penting agar Warga Binaan dapat kembali ke tengah masyarakat dengan kepercayaan diri, keterampilan, dan pengetahuan yang lebih baik. Inilah wujud nyata komitmen kami dalam menghadirkan pembinaan yang humanis dan berorientasi pada perubahan perilaku, peningkatan kualitas diri, serta kesiapan untuk kembali menjadi anggota masyarakat yang bertanggung jawab," ujarnya.
Tingkatkan Literasi dan Kemampuan Berpikir Kritis
Pada pertemuan kali ini, peserta mendapatkan materi mengenai kemampuan memahami isi bacaan dan menjelaskan kembali isi buku yang telah dibaca.
Materi tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan literasi, daya pikir kritis, serta keterampilan berkomunikasi yang menjadi bekal penting dalam kehidupan sehari-hari maupun saat kembali ke lingkungan masyarakat.
Salah seorang peserta Program Paket B berinisial JD mengaku bersyukur memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan meski masih menjalani masa pidana.