JAKARTA, ICONONLINE.ID – Sebanyak 1.173 Calon Perwira Remaja (Capaja) TNI-Polri menerima pembekalan dari Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo di GOR A. Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Panglima TNI serta para Kepala Staf Angkatan dan diikuti oleh taruna tingkat akhir dari Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Angkatan Udara (AAU), dan Akademi Kepolisian (Akpol).

Panglima TNI: Perwira Harus Siap Hadapi Ancaman Perang Modern

Dalam pembekalannya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menegaskan bahwa para calon perwira harus memiliki kesiapan menghadapi tantangan perang modern yang tidak lagi hanya berbentuk konflik bersenjata, tetapi juga ancaman nonfisik.

Menurutnya, perwira TNI ke depan memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung pengelolaan sumber daya alam sekaligus mengawal proses pembangunan nasional.

"Tugas para perwira ke depan adalah mendukung pengelolaan sumber daya alam dan proses pembangunan nasional. Ancaman perang modern bagi bangsa Indonesia bukan lagi perang konvensional semata. Ancaman saat ini berupa invasi nonfisik untuk mengontrol kepentingan politik, ekonomi, sumber daya alam, dan akses strategi," ujar Panglima TNI.

Menhan Tekankan Patriotisme dan Integritas

Sementara itu, Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengingatkan para Capaja agar mewarisi semangat Generasi 45 dengan menjunjung tinggi nilai patriotisme, nasionalisme, profesionalisme, dan integritas.

Ia menekankan pentingnya membentuk pemimpin yang adaptif dan berkarakter dalam menghadapi perkembangan teknologi, dinamika geopolitik global, ancaman siber, hingga perang informasi.