MALANG, Icononline.id – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri Panen Raya TNI Terintegrasi yang digelar serentak di 43 titik di seluruh Indonesia sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional. Kegiatan dipusatkan di Lanud Abdulrahman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).
Panen raya tersebut mengintegrasikan komoditas tebu, padi, dan kedelai, dengan melibatkan tiga matra TNI dalam pendampingan pengelolaan lahan pertanian di berbagai wilayah Indonesia.
Dalam laporannya, Panglima TNI menyampaikan apresiasi atas kehadiran Presiden Prabowo yang dinilai menjadi motivasi bagi seluruh prajurit TNI dan masyarakat dalam mendukung program strategis pemerintah di sektor pangan.
TNI AU, TNI AL, dan TNI AD Dukung Produksi Pangan Nasional
Panglima TNI menjelaskan, TNI Angkatan Udara melakukan pendampingan pengelolaan lahan tebu seluas 236.048 hektare dengan potensi produksi sekitar 18,386 juta ton tebu, setara dengan sekitar 1,36 juta ton gula.
Sementara itu, TNI Angkatan Laut mendampingi pengelolaan lahan kedelai seluas 2.432 hektare dengan total produksi mencapai 3.676 ton. Selain itu, TNI AL juga terus membuka lahan baru untuk meningkatkan hasil produksi kedelai nasional.
Rudy Susmanto Fokus Bangun Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Bogor pada 2027
Di sektor tanaman pangan, TNI Angkatan Darat mendampingi pengelolaan lahan padi seluas 479.659 hektare selama Juli 2026.
Secara akumulatif sepanjang Januari hingga Juni 2026, luas panen padi mencapai 6,26 juta hektare dengan total produksi sekitar 19,2 juta ton beras, atau berkontribusi terhadap lebih dari 55 persen target produksi beras nasional tahun 2026.