KENDAL, ICONONLINE.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kelas IIB Kendal terus melakukan inovasi dalam mendukung program ketahanan pangan. Salah satu terobosan terbaru yang dikembangkan adalah modernisasi proses penetasan telur bebek dengan memanfaatkan mesin penetas telur.
Saat ini, Lapas Terbuka Kendal tengah melakukan proses penetasan 200 butir telur bebek menggunakan mesin penetas sebagai upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembibitan unggas.
Pemanfaatan teknologi tersebut memungkinkan pengaturan suhu dan kelembapan secara lebih stabil sehingga diharapkan dapat meningkatkan tingkat keberhasilan penetasan sekaligus mendukung pengembangan populasi bebek secara berkelanjutan.
Kepala Lapas Terbuka Kendal, Nu'man Fauzi, mengatakan penggunaan mesin penetas merupakan bagian dari komitmen lembaganya dalam mengembangkan program ketahanan pangan berbasis teknologi tepat guna.
"Kami terus mendorong adanya inovasi dalam program ketahanan pangan. Penggunaan mesin penetas telur ini merupakan salah satu bentuk modernisasi agar proses pembibitan bebek dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan. Ke depan, kami berharap program ini terus berkembang dan memberikan manfaat, baik dalam mendukung ketahanan pangan maupun sebagai sarana pembinaan keterampilan bagi warga binaan," ujar Nu'man Fauzi, Jumat (24/7/2026).
Penanggung jawab kegiatan, Ayom Kusumo, menjelaskan proses penetasan dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari pemilihan telur berkualitas hingga pengaturan suhu dan kelembapan mesin penetas.
"Saat ini kami sedang melakukan proses penetasan sebanyak 200 telur bebek. Dengan menggunakan mesin penetas, suhu dan kelembapan dapat lebih terkontrol sehingga proses penetasan menjadi lebih terukur. Kami berharap dapat menghasilkan anakan bebek yang sehat untuk mendukung keberlanjutan program ketahanan pangan di Lapas Terbuka Kendal," jelasnya.
Program penetasan telur bebek melengkapi berbagai kegiatan ketahanan pangan yang sebelumnya telah dijalankan Lapas Terbuka Kendal, mulai dari sektor peternakan, perikanan, pertanian hingga pengolahan hasil produksi.
Melalui penerapan teknologi sederhana namun tepat guna, Lapas Terbuka Kendal berharap mampu mewujudkan program ketahanan pangan yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan sekaligus memberikan bekal keterampilan bagi warga binaan sebagai persiapan kembali ke masyarakat.