BALANGAN, ICONONLINE.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Balangan menggelar Aksi Bergizi di MTs Negeri 5 Balangan, Desa Binjai Punggal, Kecamatan Halong, Rabu (15/7/2026), sebagai upaya meningkatkan kesadaran remaja mengenai pentingnya gizi seimbang, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta pencegahan anemia dan stunting sejak dini.

Kegiatan Aksi Bergizi diisi dengan senam bersama, sarapan bergizi, pemeriksaan kesehatan, serta pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb). Rangkaian kegiatan tersebut bertujuan membentuk kebiasaan hidup sehat di lingkungan sekolah agar dapat diterapkan secara berkelanjutan.

JF Administrator Kesehatan Ahli Madya Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, Mispuana Olfa, mengatakan Aksi Bergizi merupakan program rutin yang dilaksanakan di berbagai sekolah. Tahun ini, sasaran kegiatan diperluas hingga madrasah sebagai bagian dari upaya menjangkau seluruh remaja usia sekolah.

"Melalui kegiatan ini kami ingin membiasakan remaja menerapkan pola hidup sehat sejak dini. Dimulai dari senam bersama, sarapan bergizi, hingga pemeriksaan kesehatan dan pemeriksaan Hb untuk mendeteksi dini risiko anemia pada remaja," ujarnya.

Menurut Mispuana, pemeriksaan kadar hemoglobin menjadi langkah penting untuk mendeteksi risiko anemia yang dapat berdampak pada kesehatan, prestasi belajar, hingga kualitas generasi di masa depan.

Ia berharap sekolah dapat melanjutkan kegiatan serupa secara rutin, meskipun melalui aktivitas sederhana seperti senam bersama, sarapan sehat, dan edukasi gizi, sehingga mampu menjadi budaya hidup sehat di lingkungan sekolah.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala MTs Negeri 5 Balangan, Syahruji, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan bersama Puskesmas setempat yang telah memilih sekolahnya sebagai lokasi pelaksanaan Aksi Bergizi.

"Kegiatan ini sangat membantu kami dalam mengedukasi siswa mengenai perilaku hidup bersih dan sehat. Melalui pemeriksaan kesehatan gratis, para siswa juga dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini sehingga dapat segera melakukan tindak lanjut apabila ditemukan indikasi masalah kesehatan," ungkapnya.

Ia menilai program tersebut memberikan manfaat besar karena tidak hanya meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pentingnya pola hidup sehat, tetapi juga mendorong kepedulian terhadap kondisi kesehatan masing-masing.