DEMAK, ICONONLINE.ID – Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penanganan bencana banjir rob dan genangan permanen di Kecamatan Sayung, Kabupaten Bogor? Tidak—wilayah yang dimaksud berada di Demak, agar ditetapkan sebagai prioritas nasional dan ditangani secara menyeluruh lintas sektor.

Pernyataan tersebut disampaikan Lestari Moerdijat yang akrab disapa Rerie saat menghadiri kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat MPR RI bertema Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Daerah: Tantangan Ekologi dan Infrastruktur di Kabupaten Demak, Senin (22/6/2026).

Menurut Rerie, kondisi yang terjadi di wilayah Sayung dan sejumlah desa di sekitarnya sudah tidak lagi dapat dipandang sebagai banjir rob biasa, melainkan telah berkembang menjadi bencana permanen yang membutuhkan solusi jangka panjang.

“Kalau kita bicara konteks Demak, wilayah Sayung dan desa-desa di sekitarnya ini sudah masuk kategori bencana permanen, bukan lagi cuma banjir rob,” ujar Rerie.

Data yang dipaparkan menunjukkan genangan permanen telah merendam sekitar 6.600 hektare wilayah di Kabupaten Demak dan berdampak terhadap sedikitnya 15.000 kepala keluarga.

Kondisi tersebut tidak hanya menghambat aktivitas masyarakat, tetapi juga mengubah struktur ekonomi warga. Banyak lahan pertanian yang selama ini menjadi sumber penghidupan tidak lagi dapat ditanami karena terdampak intrusi air laut dan genangan berkepanjangan.

Akibat perubahan tersebut, sebagian masyarakat beralih menjadi petani tambak. Namun keterbatasan keterampilan dan pengetahuan dalam pengelolaan tambak menyebabkan pendapatan warga belum stabil.

Rerie menilai penanganan harus dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan aspek sosial, ekonomi, lingkungan, serta keberlanjutan wilayah pesisir.

Dalam paparannya, ia menyampaikan dua opsi utama yang dapat dipertimbangkan pemerintah, yakni relokasi masyarakat terdampak atau memperkuat kapasitas adaptasi warga terhadap perubahan lingkungan.