PURWAKARTA, ICONONLINE.ID – Kepala SKK Migas melakukan peninjauan langsung proses perbaikan mesin turbin pembangkit listrik milik MCTN di fasilitas PT Sulzer, Purwakarta, Jawa Barat, sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pasokan energi dan peningkatan keandalan operasional.

Kunjungan yang dilaksanakan pada dini hari tersebut dihadiri Direktur Utama PT PHR Muhammad Arifin, Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Kementerian ESDM Joko, Deputi Operasi SKK Migas Surya, Direktur Utama MCTN Djunaidi, jajaran manajemen PT Sulzer, serta perwakilan dari PLN, Ditjen Migas, dan SKK Migas.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan evaluasi terhadap progres perbaikan mesin turbin yang sebelumnya ditargetkan selesai pada 30 Juni 2026.

Direktur Teknik dan Lingkungan Migas menyampaikan bahwa berdasarkan laporan hasil pemantauan terakhir, terdapat peluang percepatan jadwal penyelesaian dan pengiriman unit.

Dari hasil diskusi bersama seluruh pihak, muncul skenario percepatan distribusi dengan target keberangkatan turbin dari fasilitas PT Sulzer pada 20 Juni 2026, lebih cepat sekitar 10 hari dari jadwal awal.

Apabila skenario tersebut terealisasi, turbin akan dikirim melalui Pelabuhan Patimban menggunakan kapal roll-on/roll-off (RoRo) menuju Provinsi Riau dengan estimasi waktu perjalanan sekitar dua hari.

Manajemen PT Sulzer juga menyampaikan masih terdapat peluang percepatan tambahan, bergantung pada koordinasi teknis dan kesepakatan lanjutan dengan pihak MCTN.

Sebagai tindak lanjut, Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (Ditjen Gatrik) dijadwalkan melakukan kunjungan ke fasilitas PT Sulzer untuk membahas lebih lanjut peluang akselerasi proses penyelesaian.

SKK Migas menyatakan kesiapan memberikan dukungan apabila diperlukan, termasuk dukungan personel maupun aspek pembiayaan yang dibutuhkan untuk mempercepat proses perbaikan sesuai ketentuan yang berlaku.