JAKARTA, ICONONLINE.ID – Musyawarah Besar (Mubes) Serikat Karyawan PT Bank Jakarta menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis yang berfokus pada penguatan tata kelola perusahaan atau Good Corporate Governance (GCG). Salah satu poin utama yang disepakati adalah perlunya audit independen terhadap kebijakan sumber daya manusia (SDM), mulai dari sistem rekrutmen, penempatan pegawai, hingga pengembangan karier.

Dalam forum tersebut, Reksa Ardiyansah kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Serikat Karyawan PT Bank Jakarta untuk periode 2026–2029.

Reksa mengatakan peserta Mubes menilai sejumlah kebijakan SDM, termasuk mekanisme rekrutmen melalui skema professional hired, penempatan pegawai, serta pengelolaan jenjang karier perlu dievaluasi secara menyeluruh dan objektif.

Menurutnya, isu-isu tersebut menjadi bagian penting dalam penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang berpengaruh terhadap kepercayaan pemegang saham, regulator, maupun masyarakat.

"Karena itu, Serikat Karyawan meminta Direksi, Dewan Komisaris, pemegang saham, serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan perhatian terhadap kebijakan SDM agar seluruh proses berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, keadilan, dan kepatuhan terhadap regulasi," ujar Reksa dalam keterangan tertulis, Jumat (10/7/2026).

Usulkan Audit Independen Kebijakan SDM

Salah satu rekomendasi utama yang dihasilkan Mubes adalah pelaksanaan audit independen terhadap seluruh kebijakan SDM di lingkungan Bank Jakarta.

Audit tersebut diharapkan menjadi dasar evaluasi terhadap penempatan pegawai pada organisasi Internal Project Assignment (IPA) dan Executive Business Officer (EBO), termasuk efektivitas rekrutmen melalui skema professional hired.

Serikat Karyawan menilai seluruh proses tersebut perlu disesuaikan dengan prinsip tata kelola perbankan yang baik serta regulasi ketenagakerjaan agar sistem manajemen SDM berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel.