Bogor, ICONONLINE.IDBencana alam berupa pergeseran tanah terjadi di Kampung Malingping RT 01 RW 09, Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Peristiwa ini langsung mendapat perhatian dan penanganan cepat dari pemerintah setempat.

Insiden tersebut dilaporkan pada Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 19.00 WIB oleh pengurus lingkungan RT, RW, dan BPD kepada pihak kecamatan serta instansi terkait, termasuk BPBD Kabupaten Bogor.

Dampak dari pergeseran tanah ini cukup signifikan. Akses jalan utama desa mengalami retakan sepanjang hampir 50 meter hingga menyebabkan jalur tersebut terputus dan tidak dapat dilalui.

Camat Rumpin, Icang Aliudin, mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah desa, BPBD, serta unsur terkait lainnya untuk melakukan penanganan pascabencana.

“Saat ini, jalan alternatif sudah dibuat secara swadaya oleh warga. Untuk penanganan lanjutan akan segera dilakukan,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).

Sementara itu, tim dari BPBD Kabupaten Bogor langsung turun ke lokasi untuk melakukan assessment. Pergeseran tanah diduga dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi serta kondisi tanah yang labil.

Ketua Tim Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, menjelaskan bahwa hasil kaji cepat menunjukkan keretakan terjadi di hampir setengah badan jalan desa.

“Retakan tanah memiliki panjang sekitar 50 meter, dengan lebar antara 2 hingga 5 sentimeter. Di sisi jalan juga terdapat tebing setinggi kurang lebih 30 meter,” jelasnya.

Ia menambahkan, jalan yang terdampak merupakan akses vital penghubung antar kampung, sekaligus menghubungkan Desa Sukasari dengan Desa Rumpin.