BANJARBARU, ICONONLINE.ID – Pengamat publik Saiful menyoroti kasus seorang ayah di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, yang dipidanakan setelah anaknya diduga menjadi korban perundungan di lingkungan sekolah.

Menurut Saiful, kasus dugaan bullying terhadap anak harus menjadi perhatian serius seluruh pihak. Ia menilai konflik antarorang dewasa jangan sampai memperburuk kondisi psikologis anak yang menjadi korban.

Saiful juga mendesak aparat kepolisian dan pihak sekolah membuka penanganan perkara secara transparan agar tidak menimbulkan spekulasi maupun ketidakpercayaan publik terhadap proses hukum yang berjalan.

“Kepolisian dan sekolah harus mengusut kasus ini secara transparan dan profesional,” kata Saiful.

Kasus dugaan bullying terhadap siswa SMP berinisial RZM (14) di Banjarbaru sebelumnya menjadi perhatian publik setelah ayah korban dilaporkan ke polisi oleh pihak terduga pelaku yang disebut tidak terima ditegur atas dugaan perundungan tersebut.

Tak hanya itu, ayah korban juga dikabarkan dipanggil oleh Inspektorat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan untuk dimintai keterangan terkait laporan dugaan intimidasi terhadap terduga pelaku.

Saiful menilai seluruh pihak harus mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak dan memastikan korban mendapatkan perlindungan psikologis selama proses berjalan.

Menurutnya, perundungan di lingkungan pendidikan tidak boleh dianggap sepele karena dapat berdampak panjang terhadap mental dan masa depan anak.