BOGOR, ICONONLINE.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor di bawah instruksi Bupati Bogor Rudy Susmanto bergerak cepat menangani bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kampung Cianten, Perkebunan Cianten, dan sekitarnya di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Senin (20/4/2026).
Penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor, jajaran Forkopimcam Leuwiliang, Satuan Polisi Pamong Praja, Karang Taruna, perangkat desa, serta masyarakat setempat.
Camat Leuwiliang, WR. Pelitawan, mengapresiasi langkah cepat yang diambil Pemerintah Kabupaten Bogor dalam merespons bencana tersebut. Ia menyebut, di bawah komando Bupati Bogor, penanganan di lapangan dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.
“Di bawah komando Bapak Bupati Bogor, penanganan bencana di wilayah kami, khususnya di Desa Purasari, dapat direspons dan ditangani dengan cepat,” ujarnya.
Berdasarkan hasil asesmen bersama BPBD dan unsur terkait, tercatat sebanyak 41 rumah atau 41 kepala keluarga terdampak, dengan tingkat kerusakan bervariasi mulai dari ringan hingga berat. Seluruh warga terdampak telah direlokasi ke tempat yang lebih aman.
Selain itu, terdapat sejumlah rumah yang berada dalam kondisi terancam, sehingga membutuhkan penanganan lanjutan. Upaya tersebut di antaranya melalui penataan bantaran sungai dengan pembangunan tembok penahan tanah (TPT) serta pemasangan bronjong guna mencegah longsor susulan.
Pelitawan juga menyampaikan bahwa bantuan dari Dinas Sosial Kabupaten Bogor telah disalurkan kepada warga terdampak pada hari yang sama, sebagai bentuk respons cepat pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dapat terus diperkuat dalam menghadapi potensi bencana ke depan.
“Kami berharap sinergi ini terus terjalin. Semoga Kabupaten Bogor senantiasa dijauhkan dari segala marabahaya serta kita semua diberikan kekuatan dalam menghadapi setiap bencana,” pungkasnya.