JAKARTA, ICONONLINE.ID – Diskusi publik bertajuk “JK Effect dan Nasib Trah Jokowi 2029” yang digelar Obor Rakyat Reborn di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (16/5/2026), menyoroti dinamika politik nasional hingga polemik hukum yang menyeret nama Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
Dalam forum tersebut, praktisi hukum Ahmad Khozinudin memaparkan pandangannya terkait dampak hukum dan politik dari polemik laporan terhadap sejumlah tokoh serta isu ijazah Jokowi yang kembali ramai diperbincangkan.
Ahmad Khozinudin Soroti Penegakan Hukum
Menurut Ahmad, dari sisi hukum, laporan yang dilayangkan sejumlah organisasi masyarakat Islam terhadap beberapa tokoh seperti Ade Armando, Grace Natalie, hingga Abu Janda harus diproses secara profesional oleh kepolisian tanpa tebang pilih.
“Efek hukum tentu menegakkan hukum terhadap kasus laporan ormas Islam terhadap Ade Armando dan kawan-kawan, Grace dan juga Abu Janda. Kami mendorong agar Polri profesional untuk menindaklanjuti laporan dan jangan sampai ada kesan Polri membeda-bedakan penanganan kasus,” ujar Ahmad.
Ia juga menyoroti institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia yang menurutnya tengah berada dalam sorotan publik sehingga proses penyelidikan dan penyidikan harus dilakukan secara setara.
“Karena hari ini institusi Polri sedang dalam sorotan. Jangan sampai karena Grace dan Ade Armando dianggap dekat dengan kubu Joko Widodo lalu ada pembedaan perlakuan sehingga hukum tidak bisa ditegakkan,” katanya.