BOGOR, ICONONLINE.ID – Performa dua regu dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor harus terhenti di nomor Hose Laying dalam ajang National Firefighter Skill Competition 2026 yang digelar di Benteng Kuto Besak, Palembang, Selasa (28/4/2026).

Ketua Kontingen NFSC 2026 Damkar Kabupaten Bogor, Ismambar Fadli, menjelaskan kegagalan tersebut dipicu sejumlah kendala teknis yang terjadi saat perlombaan berlangsung.

Menurutnya, regu pertama mengalami gangguan pada peralatan Why Connection yang tidak berfungsi optimal, sehingga tim harus mengulang dari titik awal.

“Setelah mengulang, sebenarnya catatan waktu cukup bagus. Namun saat proses evakuasi menggunakan tandu, salah satu anggota tersandung selang,” ujar Fadli.

Meski berhasil menyentuh garis akhir dengan waktu 3 menit 22 detik, tim pertama dikenai penalti 100 poin akibat insiden tersebut. Nilai akhir pun turun menjadi sekitar 1.600 dari potensi maksimal 1.700 poin.

Sementara itu, regu kedua juga menghadapi hambatan pada perlengkapan, khususnya tali tangga yang sulit dioperasikan. Kondisi ini berdampak pada kecepatan penyelesaian lintasan dan membuat tim hanya meraih sekitar 1.500 poin.

“Dengan hasil tersebut, kedua tim belum bisa melaju di kategori ini,” tambahnya.

Meski demikian, Fadli tetap mengapresiasi kerja keras seluruh personel dan menilai hasil ini bukan karena kesalahan individu, melainkan faktor nonteknis.

“Kami tetap optimistis karena masih ada peluang di nomor lainnya,” tegasnya.