Bogor, ICONONLINE.ID – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor, Anggun Cahyono, menegaskan komitmennya untuk membantu Pemerintah Kabupaten Bogor dalam memberantas peredaran obat-obatan terlarang yang kian meresahkan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan saat bincang bersama Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor, Dedy Firdaus, di Kantor BNN Kabupaten Bogor, Senin (6/4/2026).

Dalam kesempatan itu, Anggun mengaku prihatin atas kondisi yang terjadi di wilayah Kabupaten Bogor. Meski demikian, ia optimistis pihaknya mampu memberikan kontribusi terbaik demi menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika.

“Kami selaku petugas BNN siap melaksanakan tugas guna menjaga dan melindungi generasi muda agar terhindar dari barang haram tersebut,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam memerangi peredaran narkoba.

“Kami berharap semua pihak bisa bahu-membahu agar kita bisa keluar dari masalah ini,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Bogor, Dedy Firdaus, menyatakan keprihatinannya sekaligus dukungan penuh terhadap langkah BNN dan Pemerintah Kabupaten Bogor yang dipimpin oleh Rudy Susmanto.

Sebagai bentuk dukungan nyata, PWI Kabupaten Bogor berencana menggelar tes urine bagi anggotanya dalam waktu dekat guna memastikan tidak ada keterlibatan dalam penyalahgunaan narkotika.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kabupaten Bogor saat ini masuk kategori darurat peredaran obat-obatan terlarang, khususnya jenis Tramadol, Hexymer, dan Trihexyphenidyl.