Aceh, ICONONLINE.ID — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Daerah Pemilihan (Dapil) 7 yang meliputi Kota Langsa dan Kabupaten Aceh Tamiang, Nora Idah Nita, mendesak pemerintah pusat untuk segera mempercepat pencairan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi di wilayah Aceh pada 27 November 2025.

Desakan tersebut disampaikan menyusul masih banyaknya keluhan masyarakat yang diterimanya, baik melalui kegiatan reses maupun komunikasi langsung dengan warga yang hingga kini masih menunggu kepastian realisasi bantuan pascabencana.

Menurut Nora, bantuan yang telah dijanjikan pemerintah sangat dibutuhkan masyarakat untuk mempercepat proses pemulihan kehidupan dan perekonomian warga terdampak.

“Pemerintah pusat harus segera merealisasikan apa yang telah dijanjikan untuk korban bencana hidrometeorologi, baik itu stimulan rumah rusak, bantuan perabot rumah tangga, pemulihan ekonomi maupun bantuan hidup sementara (jadup),” tegas Nora.

Nora meminta perhatian serius dari pemerintah pusat, termasuk Presiden RI, kementerian terkait, serta lembaga penanggulangan bencana agar mempercepat proses pencairan bantuan kepada masyarakat terdampak.

Ia menilai wilayah Aceh Tamiang menjadi salah satu daerah dengan dampak paling besar sehingga membutuhkan langkah cepat dan konkret.

“Para korban bencana sangat membutuhkan perhatian pemerintah. Kami meminta bantuan segera dicairkan untuk masyarakat Aceh pada umumnya dan Aceh Tamiang khususnya yang menjadi salah satu wilayah terdampak paling parah,” ujarnya.

Berdasarkan koordinasi dengan pemerintah daerah, Nora menyampaikan bahwa seluruh persyaratan administrasi yang diminta pemerintah pusat telah dipenuhi.

Data penerima bantuan juga telah diajukan menggunakan mekanisme by name by address, mencakup bantuan stimulan rumah rusak, bantuan perabot rumah tangga, pemulihan ekonomi, hingga bantuan hidup sementara (jadup) dari SK 1 sampai SK 4.