BOGOR, ICONONLINE.ID – Kekhawatiran warga terkait kondisi tower listrik yang diduga sudah tidak aktif dan mengalami korosi di Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, mendapat perhatian serius dari pihak Unit Pelaksana Transmisi (UPT) dan Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Bogor.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, petugas UPT dan ULTG Bogor melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada Selasa (2/6/2026) untuk mengevaluasi kondisi tower serta jaringan listrik yang berada di kawasan permukiman warga tersebut.

Kepala Desa Cicadas, Dian Hermawan, mengatakan keberadaan tower yang diduga sudah tidak lagi digunakan itu telah lama menjadi perhatian masyarakat. Selain kondisi konstruksinya yang terlihat mengalami korosi, keberadaan jaringan kabel di sekitar permukiman juga menimbulkan kekhawatiran.

“Ini sudah tidak aktif. Setahu saya, ini merupakan jalur yang menuju Indocement,” ujar Dian Hermawan saat mendampingi peninjauan lapangan.

Menurut Dian, warga juga mengeluhkan sejumlah kabel yang menjuntai rendah dan berada sangat dekat dengan rumah penduduk. Bahkan, beberapa kabel disebut hampir menyentuh bagian atap rumah warga.

“Kondisi ini membuat masyarakat merasa tidak nyaman dan khawatir karena ada kabel yang menjuntai ke bawah serta berada dekat dengan bangunan rumah,” katanya.

Kekhawatiran tersebut, lanjut Dian, diperkuat oleh pengalaman warga pada tahun 2017 ketika terjadi insiden yang diduga berkaitan dengan jaringan listrik di kawasan tersebut.

“Pada tahun 2017 pernah terjadi ledakan yang berdampak terhadap sekitar 12 rumah warga. Karena itu, masyarakat berharap kondisi tower dan jaringan listrik ini segera mendapatkan penanganan yang jelas,” ungkapnya.

Sementara itu, petugas UPT dan ULTG Bogor melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi fisik tower, jaringan kabel, serta status operasional jalur transmisi tersebut. Pemeriksaan dilakukan guna memastikan tingkat keamanan infrastruktur dan mengidentifikasi langkah teknis yang perlu diambil.