Opini
Oleh
Dedy firdaus
Independensi adalah napas seorang jurnalis. Begitu napas itu tersumbat, yang lahir bukan lagi berita, tapi gema kepentingan.
Hari ini, gema itu makin nyaring.
Ruang redaksi yang dulu dijaga sebagai benteng kebenaran pelan-pelan berubah jadi ruang tunggu kepentingan.
Logika bisnis media makin menekan logika jurnalistik.
Pengiklan besar, pemerintah daerah lewat belanja advertorial, hingga pemilik modal yang juga politisi, punya kuasa menentukan mana yang boleh naik dan mana yang harus disimpan di laci.
Investigasi yang menyenggol "klien" dianggap mengganggu cashflow.