TIMIKA, ICONONLINE.ID – Suasana penuh semangat terlihat di sebuah sekolah sederhana di pedalaman Papua. Puluhan anak mengikuti pelajaran matematika dengan antusias, mengangkat tangan untuk menjawab pertanyaan dan menyampaikan cita-cita mereka menjadi guru, dokter, pilot hingga pemimpin masa depan Papua.

Momentum tersebut menjadi gambaran tumbuhnya harapan baru di Tanah Papua. Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026, Satgas Teritorial Koops TNI Habema menggelar berbagai kegiatan edukatif bagi generasi muda Papua melalui program Matematika Bela Negara.

Program ini tidak hanya mengajarkan kemampuan berhitung, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kerja keras, kejujuran, serta semangat pantang menyerah yang sejalan dengan nilai luhur Pancasila.

Bagi masyarakat Papua, Pancasila bukan sekadar materi pelajaran atau hafalan semata. Nilai-nilai tersebut hadir dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari kesempatan belajar dengan aman, kebebasan beribadah, hingga kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman suku dan budaya.

Dansatgaster Satgas Teritorial Koops TNI Habema, Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan, S.I.P., menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk membangun masa depan Papua yang lebih baik.

“Kami ingin anak-anak Papua tumbuh dengan mimpi yang besar. Mereka adalah masa depan bangsa. Melalui pendidikan, kami ingin menanamkan semangat cinta tanah air, kerja keras, dan nilai-nilai Pancasila agar mereka kelak menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan membangun Papua yang lebih maju,” ujarnya.

Menurutnya, pendidikan menjadi salah satu kunci utama dalam menciptakan generasi Papua yang mampu bersaing, sekaligus memiliki karakter kebangsaan yang kuat.

Saat ini, berbagai tanda kehidupan yang semakin kondusif di Papua mulai terlihat. Aktivitas pendidikan kembali berjalan normal, sekolah-sekolah dipenuhi anak-anak yang belajar dengan gembira, masyarakat menjalankan ibadah dengan tenang, serta aktivitas ekonomi warga kembali bergerak.