JAKARTA, ICONONLINE.ID – Polres Metro Jakarta Utara kembali menggelar Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) disertai razia stasioner guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Minggu dini hari (24/5/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 01.00 WIB itu dipimpin Pamenwas Niluh Sri Arsini selaku Kasattres PPA/PPO Polres Metro Jakarta Utara, didampingi Agus Wartono.

Patroli dilakukan secara mobile dengan menyasar sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas dan kriminalitas jalanan, di antaranya Jalan Yos Sudarso, kawasan Ujung Plumpang, putaran kolong Tol MOI, kawasan Jakarta International Stadium (JIS), hingga Danau Cincin, Tanjung Priok.

Sebanyak 75 personel gabungan diterjunkan dalam operasi tersebut guna memastikan situasi keamanan tetap terkendali, khususnya pada akhir pekan dan jam rawan dini hari.

Selain patroli keliling, petugas juga melaksanakan razia stasioner di kawasan Jalan Danau Cincin. Razia difokuskan untuk mengantisipasi aksi kriminalitas jalanan seperti begal, pencurian kendaraan bermotor, kepemilikan senjata tajam, hingga penyalahgunaan narkotika.

Dari hasil kegiatan tersebut, petugas mengamankan tiga unit sepeda motor yang tidak dilengkapi dokumen kendaraan. Kendaraan yang diamankan terdiri dari dua sepeda motor tanpa pelat nomor dan satu kendaraan tanpa surat-surat resmi.

Niluh Sri Arsini mengatakan, patroli KRYD dan razia stasioner merupakan langkah preventif kepolisian dalam menciptakan situasi aman dan kondusif di wilayah Jakarta Utara.

“Patroli KRYD dan razia stasioner ini merupakan langkah preventif kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, khususnya pada jam-jam rawan malam hingga dini hari. Kami ingin memastikan masyarakat Jakarta Utara merasa aman dalam menjalankan aktivitasnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihak kepolisian akan terus meningkatkan patroli rutin dan penindakan terhadap berbagai pelanggaran yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, termasuk penggunaan kendaraan tanpa dokumen resmi.