BANDUNG, ICONONLINE.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mendorong percepatan sosialisasi aplikasi Nyari Gawe guna memperluas akses informasi dan peluang kerja bagi lulusan sekolah, khususnya siswa kelas 12 SMA dan SMK.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, dalam kegiatan sosialisasi yang digelar secara daring bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Barat serta SMK negeri se-Jawa Barat, Kamis (2/4/2026).
Purwanto menegaskan bahwa pemanfaatan aplikasi Nyari Gawe harus dilakukan secara optimal oleh para siswa.
“Saya minta sosialisasi ini dilakukan secara masif melalui struktur sekolah. Mulai dari kepala sekolah, wali kelas hingga Bursa Kerja Khusus (BKK),” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya monitoring berkala agar siswa benar-benar memahami penggunaan aplikasi tersebut.
Bahkan, menurutnya, ada potensi inspeksi mendadak (sidak) dari Gubernur untuk memastikan kesiapan siswa dalam mengoperasikan aplikasi.
Selain penguatan karakter dan kebersihan lingkungan sekolah, Pemprov Jabar menjadikan kesiapan kerja lulusan sebagai prioritas utama.
Aplikasi Nyari Gawe diharapkan menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan dunia industri.
Sementara itu, Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja Disnakertrans Jabar, Hendra Kusuma Sumantri, mengungkapkan bahwa aplikasi ini mendapat respons positif sejak diluncurkan pada Oktober 2025.