BOGOR, ICONONLINE.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor resmi mengalihkan lokasi pemberangkatan jemaah haji dari Gedung Tegar Beriman ke Masjid Raya Nurul Wathon pada Jumat (15/05/2026).

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan penggunaan Masjid Raya Nurul Wathon sebagai titik pemberangkatan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Selain digunakan untuk pelepasan jemaah haji, masjid yang dibangun pada 2025 itu kini dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan keagamaan.

“Alhamdulillah, sejak dibangun pada 2025, Masjid Raya Nurul Wathon memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Kabupaten Bogor. Tidak hanya untuk pelepasan haji, tetapi juga untuk berbagai aktivitas keagamaan,” ujar Rudy Susmanto.

Menurut Rudy, Pemerintah Kabupaten Bogor juga tengah merencanakan pembangunan Asrama Haji guna meningkatkan pelayanan bagi calon jemaah. Meski awalnya direncanakan mulai dibangun pada 2026, proyek tersebut dipastikan bergeser ke tahun 2027 karena pertimbangan teknis.

Pemkab Bogor menargetkan pada 2028 seluruh proses pemberangkatan jemaah haji asal Kabupaten Bogor sudah terpusat di kawasan tersebut. Nantinya, calon jemaah akan diberangkatkan menggunakan bus menuju pusat pelayanan haji dan umrah yang berada di kompleks Asrama Haji di sekitar Masjid Raya Nurul Wathon, kawasan Stadion Pakansari.

Dengan hadirnya fasilitas tersebut, pemerintah berharap proses pemberangkatan jemaah haji menjadi lebih tertib, nyaman, dan terintegrasi. Selain itu, pembangunan Asrama Haji juga menjadi bagian dari komitmen Pemkab Bogor dalam menghadirkan infrastruktur pelayanan publik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kabupaten Bogor merupakan salah satu daerah dengan jumlah jemaah haji terbesar, sehingga kebutuhan akan fasilitas penunjang yang memadai menjadi prioritas pemerintah daerah,” tambah Rudy Susmanto.

Pemkab Bogor optimistis keberadaan Masjid Raya Nurul Wathon dan rencana pembangunan Asrama Haji akan meningkatkan kualitas pelayanan ibadah haji bagi masyarakat Kabupaten Bogor di masa mendatang.