JAKARTA, ICONONLINE.ID – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, mengutuk keras aksi pembakaran pesawat AMA serta pembunuhan terhadap pilot pesawat AMA yang diduga dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui Kepala Biro Humas dan Data Informasi (Karo Humas Datin) Kemenko Polkam, Brigjen TNI Honi Havana, yang menegaskan pemerintah terus memantau perkembangan penanganan insiden tersebut.

Brigjen TNI Honi Havana menjelaskan, sejak menerima informasi awal mengenai insiden pembakaran pesawat AMA PK-RCY Nomor Seri 923 di Bandara Perintis Ipdeheik, Kampung Balinggama, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kemenko Polkam langsung melakukan koordinasi dengan TNI, Polri, serta kementerian dan lembaga terkait.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses penanganan berjalan cepat, terkoordinasi, dan menyeluruh.

Kemenko Polkam juga memberikan apresiasi kepada seluruh unsur TNI, Polri, dan pihak terkait yang berhasil mengevakuasi jenazah pilot Nicholas F. Goselin pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIT.

Saat ini jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit TNI Timika sebelum diserahkan kepada pihak PT AMA untuk diterbangkan ke Jakarta.

Kemenko Polkam menegaskan pemerintah tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk aksi kekerasan, termasuk serangan terhadap masyarakat sipil maupun sarana transportasi udara yang menjadi jalur vital pelayanan masyarakat di Papua.

Pemerintah juga memastikan aparat keamanan akan mengambil langkah tegas terhadap para pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Pemerintah tidak akan menoleransi segala bentuk kekerasan dan tindakan keji terhadap masyarakat maupun sarana transportasi udara yang menjadi urat nadi pelayanan bagi kehidupan masyarakat di Papua," tegas Brigjen TNI Honi Havana.