ICONONLINE.ID – Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI, Bambang Trisnohadi, mewakili Panglima TNI Agus Subiyanto menegaskan pentingnya penguatan keamanan maritim dan pemberdayaan masyarakat pesisir dalam forum International Institute for Strategic Studies Shangri-La Dialogue 2026 yang berlangsung di Singapura, Sabtu (30/5/2026).

Dalam forum tersebut, Kaster TNI tampil sebagai pembicara pada sesi khusus bertajuk “Enhancing Littoral Security in Asia”, yang membahas tantangan dan peluang kerja sama dalam memperkuat keamanan wilayah pesisir dan maritim di kawasan Asia.

Pada kesempatan itu, Bambang Trisnohadi menegaskan bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memandang laut bukan hanya sebagai ruang geografis, tetapi juga sebagai sumber kehidupan yang memiliki nilai strategis bagi pembangunan dan ketahanan nasional.

Menurutnya, keamanan maritim tidak dapat dipisahkan dari kesejahteraan masyarakat pesisir yang menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan kawasan.

Kaster TNI juga menyoroti pentingnya kolaborasi antarnegara dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan maritim yang semakin kompleks.

Beberapa isu yang menjadi perhatian antara lain kejahatan lintas negara, perlindungan jalur pelayaran strategis, keamanan sumber daya kelautan, serta penguatan ketahanan masyarakat pesisir sebagai elemen penting dalam menciptakan kawasan yang aman dan stabil.

Ia menilai kerja sama lintas negara menjadi kunci dalam membangun sistem keamanan maritim yang adaptif dan berkelanjutan di tengah dinamika geopolitik kawasan.

Partisipasi TNI dalam forum Shangri-La Dialogue 2026 disebut sebagai bagian dari upaya diplomasi militer Indonesia sekaligus bentuk komitmen untuk terus berkontribusi dalam menjaga stabilitas kawasan.

Keterlibatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat hubungan pertahanan dengan negara-negara sahabat serta mendorong terciptanya kawasan Indo-Pasifik yang aman, damai, dan kondusif bagi pertumbuhan bersama.