JAKARTA, ICONONLINE.ID – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60, Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI (IKKT) Pragati Wira Anggini (PWA) berhasil mencatatkan prestasi nasional dengan memecahkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui kegiatan vaksinasi campak dewasa serentak yang diikuti sebanyak 2.026 peserta di seluruh Indonesia.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum IKKT Pragati Wira Anggini, Evi Agus Subiyanto, dan diselenggarakan di GOR Ahmad Yani Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (2/6/2026). Pelaksanaan vaksinasi dilakukan secara luring dan daring yang terhubung dengan 13 titik pelaksanaan di berbagai daerah.

Mengusung tema “Bersama IKKT Pragati Wira Anggini Mari Wujudkan Masyarakat Sehat dan Produktif”, kegiatan ini melibatkan pengurus pusat, cabang-cabang IKKT PWA, badan penghubung, serta unsur Dharma Pertiwi dari berbagai wilayah di Indonesia.

Sebanyak 13 titik pelaksanaan vaksinasi tersebar di berbagai satuan dan organisasi di lingkungan TNI, di antaranya IKKT PWA Gabungan Mabes TNI, Kogabwilhan I, Sesko TNI, Bais TNI, Kodiklat TNI, Kogartap wilayah Jakarta, Bandung, Surabaya, Paspampres, PMPP TNI, Akademi TNI, hingga Badan Penghubung Kementerian Pertahanan.

Atas keberhasilan tersebut, IKKT Pragati Wira Anggini menerima penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia sebagai penyelenggara vaksinasi campak dewasa dengan jumlah peserta terbanyak. Piagam penghargaan diserahkan oleh Direktur Marketing MURI, Awan Rahargo, kepada Ketua Umum IKKT PWA.

Dalam sambutannya, Ny. Evi Agus Subiyanto menegaskan bahwa vaksinasi bagi orang dewasa memiliki peran penting dalam mencegah penyebaran penyakit menular, termasuk campak yang dapat menyebabkan komplikasi serius apabila tidak ditangani dengan baik.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen organisasi dalam mendukung program kesehatan nasional, meningkatkan kesadaran akan pentingnya vaksinasi bagi orang dewasa, serta membangun budaya hidup sehat di lingkungan keluarga besar IKKT Pragati Wira Anggini,” ujarnya.

Menurutnya, program vaksinasi tersebut menjadi langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya imunisasi campak, memperkuat kekebalan kelompok (herd immunity), serta mendukung terciptanya masyarakat yang sehat, aktif, dan produktif.