BOGOR, ICONONLINE.ID – Peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 tahun 2026 menghadirkan nuansa berbeda. Untuk pertama kalinya, rangkaian perayaan tidak dipusatkan di kawasan pemerintahan, melainkan digelar di Desa Malasari.
Langkah tersebut ditegaskan sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap wilayah-wilayah yang masih membutuhkan percepatan pembangunan dan pemerataan layanan publik.
Bupati Bogor menyampaikan bahwa pelaksanaan HJB di Malasari bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi simbol kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
“Ketika kita ingin melihat Kabupaten Bogor berubah, kita membutuhkan kebersamaan dan persatuan. Desa Malasari ini hanya contoh kecil. Di beberapa wilayah Kabupaten Bogor masih banyak daerah dengan kondisi yang sama, bahkan ada yang lebih memprihatinkan,” ujar Bupati Bogor.
Menurutnya, pemerintah harus hadir untuk menjawab berbagai tantangan yang masih dihadapi masyarakat, mulai dari infrastruktur dasar, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan.
Infrastruktur Jalan Dibangun, Pendidikan Jadi Fokus Berikutnya
Bupati menjelaskan, pada tahun sebelumnya Pemerintah Kabupaten Bogor telah membangun akses jalan sepanjang hampir 20 kilometer di Desa Malasari untuk membuka konektivitas dan mendukung mobilitas warga.
Namun pembangunan fisik tersebut dinilai harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pendidikan.