Jakarta, ICONONLINE.ID – Program Koperasi Desa/Kelurahan (KopDes) Merah Putih yang digagas pemerintah terus menunjukkan progres signifikan. Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, mengungkapkan bahwa ribuan koperasi telah siap beroperasi dan puluhan ribu lainnya segera menyusul.
Sebanyak 3.135 unit KopDes Merah Putih dilaporkan telah rampung 100 persen, baik dari sisi pembangunan fisik maupun kelengkapan operasional. Koperasi tersebut kini siap menjalankan aktivitas ekonomi di berbagai daerah.
Sementara itu, sekitar 34 ribu koperasi lainnya masih dalam tahap finalisasi pembangunan. Pemerintah menargetkan seluruhnya dapat mulai beroperasi pada Mei 2026, sehingga memberikan dampak langsung terhadap pergerakan ekonomi masyarakat desa.
Menurut Ferry, keberadaan ribuan koperasi yang telah siap ini diharapkan mampu menjadi penopang perekonomian nasional pada tahun 2026. Pemerintah bahkan menargetkan pengoperasian hingga 80 ribu KopDes Merah Putih secara keseluruhan.
Dalam mendukung operasional, setiap koperasi juga telah dilengkapi sarana transportasi berupa satu unit pikap dan satu unit truk. Kendaraan tersebut akan dimanfaatkan untuk distribusi hasil panen serta kebutuhan logistik masyarakat desa.
Pengadaan kendaraan ini melibatkan BUMN, yakni PT Agrinas Pangan Nusantara, yang mengimpor sekitar 105 ribu unit kendaraan dari India.
Meski demikian, pemerintah tetap menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan industri otomotif dalam negeri ke depan. Hal ini mengingat kebutuhan total kendaraan untuk mendukung 80 ribu koperasi diperkirakan mencapai 160 ribu unit, sehingga masih diperlukan tambahan pasokan.
Dengan percepatan pembangunan serta dukungan fasilitas yang memadai, program KopDes Merah Putih diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional.