Jakarta, ICONONLINE.ID – Nama Fiki Alman sudah tidak asing di kalangan pecinta sinetron Tanah Air, khususnya lewat perannya dalam sinetron fenomenal Ikatan Cinta yang sempat merajai rating televisi nasional.

Dalam sinetron tersebut, Fiki dikenal melalui karakter Roy, sosok yang menjadi kekasih Andin yang diperankan oleh Amanda Manopo. Peran Roy menjadi bagian penting dalam alur cerita penuh konflik dan emosi, yang membuat namanya semakin melekat di hati penonton.

Namun, perjalanan karier Fiki Alman kini mengalami transformasi signifikan. Ia tak lagi hanya dikenal sebagai aktor, tetapi juga aktif di dunia hukum sebagai pengacara serta terjun ke ranah politik bersama Partai Demokrat.

Langkah tersebut menandai pergeseran besar dari dunia hiburan menuju panggung politik nasional. Bahkan, Fiki Alman saat ini dipercaya mengemban jabatan strategis sebagai Deputi BPPM (Badan Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat.

Peran ini menunjukkan keterlibatannya dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat serta penguatan basis sosial partai. Ketertarikannya terhadap isu-isu hukum dan sosial disebut menjadi alasan utama di balik keputusan tersebut.

Dengan latar belakang sebagai publik figur, Fiki dinilai memiliki keunggulan dalam membangun komunikasi dengan masyarakat luas. Sementara itu, kapasitasnya sebagai praktisi hukum menjadi modal tambahan dalam memperjuangkan berbagai isu keadilan.

Menariknya, Fiki Alman juga kerap terlihat dekat dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono. Kedekatan ini memunculkan spekulasi bahwa ia tengah dipersiapkan untuk peran yang lebih besar di internal partai.

Fenomena artis terjun ke dunia politik memang bukan hal baru di Indonesia. Namun, kombinasi antara popularitas, latar belakang hukum, dan posisi strategis membuat perjalanan Fiki Alman menjadi menarik untuk diikuti.

Akankah ia mampu membuktikan kapasitasnya di dunia politik sebagaimana sukses di dunia hiburan? Waktu yang akan menjawab. Yang jelas, langkah berani Fiki Alman keluar dari zona nyaman menjadi sorotan di tengah dinamika politik Indonesia yang terus berkembang.