BOGOR, ICONONLINE.ID – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama Kementerian Perhubungan, PT KAI (Persero), dan sejumlah perangkat daerah menggelar ekspos rencana pengembangan transportasi berbasis rel di wilayah selatan dan barat Kabupaten Bogor. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Soekarno-Hatta, Pendopo Bupati Bogor, Senin malam (22/6/2026).

Pertemuan tersebut membahas sejumlah proyek strategis pengembangan jaringan perkeretaapian yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, mengurangi kemacetan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bogor.

Salah satu rencana yang menjadi fokus pembahasan adalah pembangunan jalur rel dari kawasan Gadog menuju Rest Area Puncak. Jalur tersebut dirancang untuk mendukung aksesibilitas kawasan wisata Puncak sekaligus menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi kemacetan yang selama ini terjadi di jalur utama menuju kawasan wisata tersebut.

Menurut Rudy Susmanto, pengembangan transportasi berbasis rel menjadi langkah penting dalam menghadirkan sistem transportasi yang lebih modern, terintegrasi, dan berkelanjutan.

“Dengan konektivitas yang semakin baik, diharapkan dapat membuka peluang investasi, mempercepat pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Rudy Susmanto.

Selain jalur Gadog–Puncak, pertemuan juga membahas pengembangan koridor perkeretaapian Jasinga–Tenjo serta Parung Panjang–Jasinga. Pengembangan jaringan tersebut diharapkan mampu memperkuat kawasan ekonomi baru di wilayah barat Kabupaten Bogor, meningkatkan mobilitas masyarakat komuter, sekaligus mendukung pengembangan kawasan aglomerasi yang terhubung dengan wilayah penyangga Jakarta.

Pemerintah Kabupaten Bogor menilai keberadaan jaringan kereta api yang lebih luas akan memberikan dampak positif terhadap pemerataan pembangunan, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat menuju pusat-pusat ekonomi dan layanan publik.

Rudy menegaskan bahwa seluruh rencana pengembangan transportasi berbasis rel tersebut akan didukung melalui kajian yang komprehensif agar pelaksanaannya sesuai dengan kondisi geografis, kebutuhan masyarakat, serta memberikan manfaat maksimal bagi daerah.

“Seluruh rencana pengembangan ini akan didukung dengan kajian yang mendalam agar pelaksanaannya tepat guna, efisien, sesuai kondisi geografis, dan menjawab kebutuhan masyarakat Kabupaten Bogor,” katanya.