MIMIKA, ICONONLINE.ID – Komando Distrik Militer (Kodim) 1710/Mimika memulai pembangunan enam unit Jembatan Garuda yang tersebar di tiga distrik di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, melalui kegiatan ground breaking yang digelar pada Rabu (10/6/2026).
Program pembangunan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari dukungan TNI Angkatan Darat terhadap percepatan pembangunan daerah sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah guna memperlancar aktivitas masyarakat.
Enam Jembatan Garuda tersebut akan dibangun di wilayah Distrik Wania, Distrik Kuala Kencana, dan Distrik Mimika Timur.
Mewakili Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda, Pasiter Kodim 1710/Mimika Kapten Inf Teguh Heru Ponco mengatakan pembangunan jembatan tidak hanya berfungsi sebagai sarana fisik penghubung wilayah, tetapi juga menjadi upaya nyata membantu mengatasi berbagai keterbatasan akses yang masih dihadapi masyarakat.
Menurutnya, keberadaan infrastruktur yang memadai akan berdampak langsung terhadap peningkatan mobilitas warga, pertumbuhan ekonomi lokal, akses pendidikan, hingga pelayanan kesehatan.
“Pembangunan Jembatan Garuda ini merupakan wujud kepedulian TNI AD dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat. Kami berharap keberadaan jembatan ini nantinya dapat mempermudah akses warga serta mendukung percepatan pembangunan di wilayah Mimika,” ujar Kapten Inf Teguh Heru Ponco.
Pembangunan enam jembatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan antarwilayah yang selama ini menghadapi tantangan akses transportasi, terutama pada kawasan yang membutuhkan dukungan infrastruktur dasar.
Sementara itu, Kepala Distrik Wania, Ria Mandiwa, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan jajaran TNI atas realisasi pembangunan Jembatan Garuda di wilayah Kabupaten Mimika.
Ia menilai program tersebut menjadi kebutuhan mendesak masyarakat karena keberadaan jembatan akan memberikan dampak besar terhadap kelancaran mobilitas dan aktivitas ekonomi warga.