JAKARTA, ICONONLINE.ID – Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, mengungkapkan progres signifikan dalam proses perbaikan generator Pembangkit Listrik MCTN yang menjadi salah satu infrastruktur vital penunjang operasional produksi minyak dan gas bumi (migas) di Wilayah Kerja Blok Rokan, Provinsi Riau.
Menurut Djoko, tahapan paling krusial dalam proses perbaikan telah berhasil diselesaikan, yakni balancing rotor turbin gas dan kompresor dengan hasil yang melampaui target toleransi teknis.
“Alhamdulillah, perbaikan generator Pembangkit Listrik MCTN pada critical point telah selesai. Balancing rotor turbin gas dan kompresor sudah mencapai target toleransi deviasi maksimal 0,05 mm. Bahkan hasil pengujian menunjukkan angka yang lebih baik, yakni 0,03 hingga 0,04 mm,” ujar Djoko.
Ia menjelaskan, capaian tersebut menjadi indikator bahwa pekerjaan inti pada sistem pembangkit telah selesai sehingga generator kini memasuki fase persiapan sebelum dikirim kembali ke lokasi operasi.
Tahapan selanjutnya akan dilakukan pengukuran dimensi rotor dan kompresor oleh petugas ASDP Indonesia Ferry di workshop milik PT Sulzer di Purwakarta.
Pengukuran tersebut menjadi bagian dari persyaratan teknis dan administrasi untuk proses pengangkutan komponen menggunakan jalur darat dan kapal Ro-Ro.
“Petugas ASDP akan melakukan pengukuran dimensi rotor dan kompresor yang nantinya akan dipacking dan diangkut menggunakan kapal Ro-Ro. Langkah ini diperlukan untuk proses perizinan pengangkutan barang,” jelasnya.
Sambil menunggu proses perizinan, PT Sulzer akan melanjutkan pekerjaan penyempurnaan komponen generator, mulai dari pemolesan poros rotor dan kompresor, perawatan blade atau sudu turbin, pembersihan menggunakan gas nitrogen (N2), hingga pengemasan vakum guna menjaga kualitas perangkat selama proses distribusi.
Djoko berharap seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal sehingga generator dapat segera diberangkatkan menuju lokasi MCTN di Riau pada pekan depan.