BOGOR, ICONONLINE.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memperkuat sektor pendidikan melalui percepatan perbaikan infrastruktur sekolah serta pengangkatan guru honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, saat menghadiri kegiatan di SD Negeri 04 Cijayanti, Senin (22/6/2026).

Menurut Rudy, Kabupaten Bogor memiliki tantangan besar dalam pembangunan sektor pendidikan karena merupakan daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia serta memiliki ribuan satuan pendidikan yang membutuhkan perhatian dan penanganan berkelanjutan.

“Setelah kami mendengar dan melihat langsung kondisi yang ada, tentunya kami akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan,” ujar Rudy Susmanto.

Rudy menjelaskan, saat ini Kabupaten Bogor memiliki sekitar 1.480 Sekolah Dasar (SD) dan 107 Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dengan jumlah tersebut, persoalan pendidikan tidak dapat ditangani hanya oleh Dinas Pendidikan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh unsur pemerintahan.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Bogor menjalankan program kolaboratif yang melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala dinas, sekretaris dinas, camat, kepala desa, hingga anggota DPRD untuk menjadi inspektur upacara setiap hari Senin di sekolah-sekolah.

Program tersebut bertujuan agar para pemangku kebijakan dapat turun langsung melihat kondisi sekolah, mendengar kebutuhan siswa, serta mengidentifikasi berbagai persoalan fasilitas pendidikan yang perlu segera ditangani.

“Tujuannya satu, yaitu melihat langsung anak-anak kita dan kondisi fasilitas yang harus kita benahi bersama-sama. Memang pekerjaan ini tidak bisa selesai dalam waktu satu tahun, tetapi dengan cara ini perhatian pemerintah terhadap sekolah akan semakin besar,” katanya.

Bupati Bogor optimistis pendekatan tersebut akan mempercepat pembangunan dan peningkatan sarana pendidikan di berbagai wilayah Kabupaten Bogor, baik untuk jenjang SD maupun SMP.