YOGYAKARTA, ICONONLINE.ID – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa pembangunan nasional ke depan tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga harus mampu menghadirkan lingkungan yang sehat, hijau, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan AHY saat menyoroti keberhasilan transformasi Kampung Mrican di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang kini menjadi contoh penataan kawasan permukiman berbasis lingkungan melalui pendekatan kreatif bertajuk “Madhep Kali”.

Menurut AHY, keberhasilan tersebut lahir dari kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan yang mampu mengubah kawasan padat dan kumuh menjadi lingkungan hunian yang lebih tertata, sehat, dan nyaman.

“Melalui kolaborasi erat dan pendekatan kreatif Madhep Kali, kita berhasil menyulap Kampung Mrican di Sleman dari kawasan padat kumuh menjadi lingkungan hunian yang rapi, sehat, dan asri,” ujar AHY.

Ia menilai transformasi kawasan tersebut dapat menjadi model sekaligus inspirasi bagi pengembangan Gerakan Indonesia ASRI, yang saat ini tengah didorong pemerintah sebagai cetak biru penataan kawasan permukiman padat penduduk di berbagai daerah.

“Transformasi luar biasa ini menjadi bukti nyata, contoh dan inspirasi untuk Gerakan Indonesia ASRI yang siap menjadi cetak biru bagi penataan permukiman padat penduduk lainnya di seluruh penjuru Nusantara,” katanya.

AHY menjelaskan bahwa konsep pembangunan masa depan harus mengintegrasikan aspek lingkungan hidup ke dalam pembangunan infrastruktur. Menurutnya, pembangunan tidak cukup hanya menghadirkan jalan, jembatan, atau fasilitas publik, tetapi juga harus memberikan dampak positif terhadap kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat.

Sebagai contoh implementasi konsep tersebut, pemerintah turut mengembangkan penguatan koridor hijau di ruas Tol Prambanan–Purwomartani bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai bagian dari pembangunan infrastruktur yang ramah lingkungan.

“Pembangunan infrastruktur masa depan bukan hanya infrastruktur fisik, namun harus mampu menghadirkan ekosistem yang sehat, resik, dan asri bagi masyarakat,” jelasnya.